Pada suatu hari, ada seekor beruang madu yang tinggal di gua di dekat hutan. Beruang itu baru pindah dari gua yang dekat dengan sungai. Pada hari Minggu, si Beruang sedang duduk di batu dan bersandar di tembok gua sambil meminum air madunya. Lalu, datanglah seekor burung ke arah gua tempat tinggal si Beruang. Ia terlihat sangat lemas. " Hei! Kenapa kamu sangat lemas? " Tanya si Beruang kepada Burung yang hampir jatuh ke tanah. Burung menjawab, " Huk huk! Aku kelaparan dan kehausan. Sudah 3 hari aku tidak makan. ". Si Beruang merasa kasihan kepada nya.
Lalu, si Beruang membawa Burung ke tempat duduk batu yang di lapisi kapas yang empuk dan menghidangkan pai madu dan segelas susu madu. Burung memakan dengan lahap sekali. Si Beruang senang melihat Burung memakan dengan lahap. Burung lalu mengucapkan terima kasih. " Burung, kamu tinggal di mana? " Tanya si Beruang. " Biasanya aku tidur di tanah dengan selimut daun. " Jawab Burung sambil menggigit potongan pai terakhirnya. Si Beruang mengangguk tanda mengerti lalu menawarkan untuk tinggal di gua nya. Burung menerima tawarannya dengan senang.
Hari pertama di gua si Beruang di mulai. Pagi-pagi Burung bangun dari tempat tidurnya yang kecil dan terbuat dari batu di lapisi kapas yang atasnya kain lembut dan bantalnya dari kapas yang agak besar. Semua itu dibuat oleh Tupi si tupai, teman si Beruang yang pintar menjahit. Ketika Burung ingin keluar untuk sarapan, Burung melihat Beruang sedang menyapu di ruang makan. " Selamat pagi. Kamu makan dulu sana. Ada roti isi selai madu, madu apel, dan air madu. Kan rotinya tinggal 1, madu apel nya tinggal 2, dan air madunya tinggal segelas. Semuanya untuk mu saja. " Kata si Beruang panjang lebar. Burung mengangguk lalu segera makan.
Selesai makan, Burung melihat si Beruang sedang duduk di batu karena kecapekan menyapu kamar, ruang makan, dan halaman. Lalu, diam-diam Burung mengambil sapu yang kecil di pojok tembok gua dan mulai menyapu di sela-sela dan kolong meja dan lemari. Selesai menyapu, si Beruang keluar dari kamar untuk mulai menyapu lagi. Si Beruang kaget melihat semuanya sudah bersih. Lalu, si Beruang mencari Burung. Akhirnya si Beruang menemukan Burung. Ia sedang bermain air di bendungan air di belakang gua. Burung melambaikan sayap nya kepada si Beruang. si Beruang tersenyum.
Si Beruang kembali ke gua. Ia menaruh sapunya di pojokan dekat meja lalu ia mengambil handuk dan ke belakang gua untuk ikut bermain air bersama Burung.
{BERSAMBUNG}
.jpg)