Sunday, January 6, 2013

BANJIR

Aku mempunyai pengalaman saat aku masih berumur 5 tahun. Pengalamanku yaitu rasanya ketika banjir datang. Waktu itu, ketika di rumah sedang banjir, aku selalu di lantai 2. Makan di lantai 2, bermain di lantai 2, semuanya melakukan di lantai 2. Aku selalu minta untuk ke bawah. 

Hingga pada suatu hari, aku di ajak turun ke bawah. Aku senang sekali. Lalu aku mengambil sandal lamaku, lalu menuruni anak tangga. Kakiku masuk ke air. Dalamnya hanya semata kaki saja. Lalu, aku melewati lorong kecil menuju ruang tamu untuk mengintip dari balik jendela. Yang kulihat airnya seperutku dan banyak sampah. Aku bertanya, ”Mengapa bisa terjadi banjir? Kalau terjadi banjir, kenapa banyak sampahnya? “ Di sekelilingku tak ada yang menjawab.

Ketika aku sudah kelas 3, aku belajar tentang banjir dan pencegahnya. Banjir disebabkan oleh ulah manusia yang membuang sampah sembarangan dimana-mana. Misalnya, di saluran air. Kalau membuang sampah di saluran air, maka saluran air akan tersumbat. Akibatnya, air yang mengalir takkan mengalir ke sungai lalu ke laut. Tapi yang terjadi ketika hujan deras adalah banjir. Banjir bisa menyebabkan kulit gatal-gatal. Pencegahnya adalah untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menebang pohon secara liar. Kalau tak ingin terjadi banjir, janganlah membuang sampah sembarangan dan menebang pohon secara liar. Banjir takkan datang kalau lingkungan bersih.

1 comments:

Reihan Alavi said...

Salam kenal :)
Aku suka membaca cerita di blogmu. Menarik ^.^
Oh iya, mampir-mampir juga ke blogku yah? Di reihanalavi.blogspot.com
Salam dari sesama #bloggeranak :P